Sekolah Demokrasi Politik Resmi Dibuka, Ketum PB HMI: Harus Berdampak Positif terhadap Masyarakat

419
Sekolah Demokrasi Politik Resmi Dibuka, Ketum PB HMI: Harus Berdampak Positif terhadap Masyarakat
Ketua Umum PB HMI periode 2012-2023, Raihan Ariatama saat membuka kegiatan Sekolah Demokrasi Politik di Semarang, Selasa (18/01/2022).

Independensia.id | Bidang Pembangunan Demokrasi, Politik dan Pemerintahan PB HMI (PDPP PB HMI) menyelenggarakan Sekolah Demokrasi Politik dengan tema “Manifestasi Gerakan Milenial Menuju Demokrasi yang Bermartabat” di Balai BPSDM Kota Semarang, Provinsi Jawa Tengah, (18/01/22).

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kapolda Jawa Tengah, Koordinator Presidium MW KAHMI Jawa Tengah Masrifan Jamil, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Kaban KESBANGPOLDAGR, Ketua Umum Badan koordinasi Jawa Tengah, Ketua Umum Cipayung dan Ketua BEM se-Kota Semarang.

Ilham Fadli selaku Ketua Bidang PDPP PB HMI dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan tersebut dilaksanakan selama lima hari kedepan.

“Kegiatan ini bertujuan untuk merawat demokrasi dengan kebinekaan dan kami awali lauchingnya di Jawa Tengah,” ucapnya.

Ia juga menjelaskan jika minat kader HMI untuk berpartisipasi dalam kegiatan ini sangat banyak. Namun karena kegiatan tatap muka, harus menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

“Jika kami tidak membatasi, banyak calon peserta yang telah mendaftar, ada 220 orang. Namun, karena kami mengikuti intruksi pemerintah, pesertanya dibatasi menjadi 60 orang,” lanjut pria kelahiran Sumatera Utara ini.

Dalam kesempatan yang sama, Raihan Ariatama selaku Ketua Umum PB HMI juga menyampaikan pentingnya pengetahuan demokrasi.

Ia menjelaskan, demokrasi terutama demokrasi elektoral tidak bisa kita lepaskan dari yang namanya kekuasaan, membincangkan kekuasaan politik, sosial maupun pemerintahan.

“Perbincangan demokrasi ini awalnya hanya digandrungi oleh ilmuan politik, sosial dan elit negara atau rezim. Tetapi hari ini siapa saja boleh mendiskusikan termasuk orang yang tidak memiliki keilmuan tersebut. Akan tetapi kita sebagai mahasiswa harus memiliki pisau analisis yang tajam dalam mendiskusikan politik, agar ada pembeda antara mahasiswa dengan elit dan masyarakat biasa,” ucap Raihan Ariatama Ketua Umum PB HMI 2021-2023.

Raihan berharap melalui Sekolah Demokrasi Politik ini, para peserta bisa membedah apa itu demokrasi dan dampaknya terhadap masyarakat.

“Maka kita sebagai intelektual harus mampu memberi dampak positif yang signifikan bagi pembangunan bangsa dan negara kita,” tutupnya.

Gubernur Ganjar Pranowo yang hadir melalui virtual zoom menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah konsep yang bagus agar dapat melihat peran pemuda sehingga bisa membedakan antara konseptual pemikiran, aplikatif dan kontributif.

“Setiap pemuda harus mampu membaca peluang dan meningkatkan kapasitas diri. Hari ini kalau kita hanya bermalas-malasan atau memiliki kemampuan yang hanya pas-pasan, jelas akan ditinggalkan,” tegas Gubernur Jawa Tengah dua priode ini.

Dalam kesempatan tersebut, ia mendukung penuh atas terselengaranya kegiatan yang diadakan oleh PB HMI ini. Dirinya berharap kegiatan ini melahirkan ide atau gagasan yang membangun dan membawa perubahan wajah demokrasi.

“Harapan kami selaku pemerintah, agar seluruh peserta dapat melahirkan ide untuk menjadi rekomendasi agar melahirkan demokrasi yang sehat,” ucapnya sembari membuka acara.

Kegiatan pembukaan ini diakhiri dengan dibukanya acara secara resmi oleh Ganjar Pranowo melalui virtual zoom, yang di lanjutkan dengan ditandai pemukulan Gong oleh Raihan Ariatama bersama Kabankesbangpoldagri.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here