Kamis, Desember 8, 2022
spot_img

Pameran Surat Kabar Langka Sambut HUT Kota Pontianak Ke-248

Pontianak | Independensia.id – Peringatan 100 Tahun Surat Kabar Kalbar dan Hari Jadi Kota Pontianak ke-248 digelar di Gedung LKBN Antara, Kota Pontianak, Kalimantan Barat pada 15 hingga 17 Oktober 2019. Kegiatan bertajuk ‘Seratoes-248’ ini diinisasi oleh Penulis Pontianak Heritage, Ahmad Sofian Dz dan melibatkan 41 komunitas yang terdiri atas para pegiat sejarah dan kajian budaya, jurnalis, dan pegiat literasi.

“Kegiatan ini untuk mengenang dan mengingatkan kita tentang keberadaan surat kabar di Kalbar yang memasuki 100 tahun,” ujar Sofian dalam sambutannya ketika membuka acara, Selasa (15/10/2019).

Setelah Pembukaan Acara Seratoes-248, dilanjutkan dengan pameran 100 Tahun Surat Kabar. Terdapat 10 jenis surat kabar langka edisi lengkap ditampilkan pada ajang pameran tersebut, mulai dari tahun 1927 hingga 1944. Surat kabar yang juga merupakan edisi pada zaman Hindia Belanda ini didatangkan langsung dari Perpustakaan Nasional (Perpusnas). Adapun surat kabar itu adalah surat kabar Halilintar, Soeara Borneo, Warta Borneo, Berani, Sinar Borneo, Kapoeas Bode, Oetoesan Borneo, Matahari Borneo, Borneo Barat, Borneo Shimbun serta potongan halaman depan surat Borneo Barat Bergerak.

Teguh Imam Wibowo selaku Kepala Biro Antara Kalimantan Barat menyampaikan apresiasi dan dukungannya terhadap pelaksanaan kegiatan ini.

“Kami dari Antara Kalbar sangat menyambut baik dan mendukung kegiatan ini. Kegiatan seperti ini ke depan terus kita akan dukung. Semoga dengan ini Pontianak semakin di kenal,” kata Teguh.

Selain pameran surat kabar, kegiatan ini juga menggelar diskusi dan bedah buku berjudul Borneo’s Westerafdeeling dengan kreator P. J. Veth dan alih bahasanya P. Yeri. OFM. Cap. Adapun pematerinya ialah Ahmad Sofyan dan Yeni Mada, serta dipandu oleh Haris Firmansyah sebagai moderator.

Setelah di Gedung LKBN Antara Pontianak, kegiatan ini selanjutnya akan berpindah ke Daun Lebar Cafee di Jalan Sepakat 1, Warung Kopi Bos di Jalan M Sohor dan PMK Co-working Space di Jalan Wonoyoso hingga 3 November 2019. (Zuliah)

Dukung tim Independensia.id dengan cara traktir agar kami bisa lebih produktif lagi dalam memberikan informasi yang aktual dan faktual.

Setiap kontribusi, berapapun besar atau kecilnya, memperkuat jurnalisme kita dan menopang masa depan kita. Dukung Independensia.id mulai dari Rp 20.000 – hanya butuh satu menit. Jika Anda bisa, pertimbangkan untuk mendukung kami dengan jumlah yang lebih, Terima kasih.

 

Simak berita terkini dan tulisan pilihan di kanal Telegram “Independensia.id” klik link https://t.me/independensiaid_update untuk bergabung.

Bagikan artikel

Komentar

Artikel Terkait

Selengkapnya
spot_img

Terbaru

Pertikaian HMI dan PMII di UINSU Berujung Mediasi

Lima Prinsip dan Norma Undang-undang (UU) Pesantren

Membedah Terpilihnya MN KAHMI yang Didominasi Politisi

Terpopuler