Kamis, Desember 8, 2022
spot_img

Muktamar ke-48 Muhammadiyah Resmi Dibuka, Ini Pesan Jokowi

Muktamar Muhammadiyah dilakukan di Stadion Manahan, Solo, Sabtu (19/11/2022). Pesan Jokowi di Muktamar ke-48 Muhammadiyah-Aisyiyah banyak membahas tentang pendidikan, lingkungan hidup dan Islam toleransi. Di awal sambutannya, Joko Widodo mengaku sangat hormat dan senang terhadap undangan menghadiri forum tertinggi dalam organisasi keislaman-kemsayarakatan tersebut. Bahkan, Jokowi pulang lebih awal dari pelaksanaan KTT APEC (Asia Pasific Economic Cooperation), forum kerja sama ekonomi antar negara Asia yang dilaksanakan di Bangkok, Thailand. Jokowi juga menaruh harapan besar kepada Muhammadiyah dalam ranah pendidikan. Lingkungan pendidikan yang dimiliki Muhammadiyah sangat kompetitip. Dengan ribuan lembaga pendidikan mulai dari pendidikan untuk anak usia dini hingga perguruan tinggi. Jokowi berharap Muhammadiyah konsisten mencerdaskan generasi bangsa dengan nilai-nilai Islam berkemajuan dan moderat. “Melalui lembaga pendidikan ini, saya mengharapkan peran sentral bapak ibu sekalian menyebarkan islam yang berkemajuan, Islam yang penuh dengan nilai-nilai toleransi,” katanya. Melalui pendidikan pula, Jokowi berharap Muhammadiyah tidak hanya fokus mencetak generasi bangsa yang cerdas secara akademik. Namun, juga cerdas dalam sosial, yakni hubungan bermasyarakat dan juga relasi dengan lingkungan. “Saya menitipkan untuk penguatan pendidikan bagi pembangunan yang berkelanjutan, pembangunan yang ramah lingkungan,” tegasnya. Pesan Jokowi di Muktamar Muhammadiyah selanjutnya terkait lingkungan hidup, di tengah isu ancaman krisis lingkungan yang telah menjadi permasalahan global, penyadaran kepada setiap individu terkait pentingnya menjaga lingkungan menjadi penting diperhatikan. Sehingga, ketika setiap elemen memaksimalkan perannya masing-masing, terkhusus Muhammadiyah-Aisiyah dengan  “Memajukan Indonesia Mencerahkan Semesta” tidak hanya akan menjadi tema Muktamar Muhammadiyah ke-48. Semangat tersebut harus terealisasikan dengan nyata, maka dengannya Indonesia akan menjadi teladan bagi dunia yang sedang dilanda kemuraman dengan beragam polemik global. “Mohon diperkuat juga dengan hablun minal alam, yang menekankan pentingnya kelestarian alam, yang menekankan pentingnya kelestarian lingkungan,” imbuh tokoh asal Solo ini. Jokowi mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada Muhammadiyah dan Aisyiyah telah melakukan langkah nyata menangani pandemi covid-19 melalui 120 lebih rumah sakit dan 235 klinik yang dimilikinya. Pesan Jokowi di muktamar selanjutnya berkaitan dengan sikap saling bekerjasama antar masyarakat. Sebab, ia menilai jika tanpa adanya uluran tangan antar elemen, Indonesia tidak akan secepat ini dalam mengatasi pandemi. “Indonesia bisa menjadi titik terang di tengah dunia yang muram. Indonesia laksana sang surya yang menyinari dunia,” pungkasnya.

Dukung tim Independensia.id dengan cara traktir agar kami bisa lebih produktif lagi dalam memberikan informasi yang aktual dan faktual.

Setiap kontribusi, berapapun besar atau kecilnya, memperkuat jurnalisme kita dan menopang masa depan kita. Dukung Independensia.id mulai dari Rp 20.000 – hanya butuh satu menit. Jika Anda bisa, pertimbangkan untuk mendukung kami dengan jumlah yang lebih, Terima kasih.

 

Simak berita terkini dan tulisan pilihan di kanal Telegram “Independensia.id” klik link https://t.me/independensiaid_update untuk bergabung.

Bagikan artikel

Komentar

Artikel Terkait

Selengkapnya
spot_img

Terbaru

Pertikaian HMI dan PMII di UINSU Berujung Mediasi

Lima Prinsip dan Norma Undang-undang (UU) Pesantren

Membedah Terpilihnya MN KAHMI yang Didominasi Politisi

Terpopuler