Kamis, Desember 8, 2022
spot_img

Kubayar Pasti Tuk Sebuah Penantian Panjang

Oleh : bukan P-enyair

 

 

Pesonanya menyihirku seakan-akan diri ini kalap..

Menyukainya sebelum lebih akrab..

Merubah sebuah keadaan, aku yang tak berdaya..

Ia yang tak pernah menaruh rasa percaya..

 

Candaan berseling seiring waktu berubah..

Nampaknya aku semakin menaruh simpatik..

Meski tak pernah ada kesempatan..

Sementara ini, kuanggap itu hanya sebuah kekaguman..

 

Kagum, kagum dengan pandainya bersolek..

Seakan menarik diriku untuk memperhatikan..

Dibayanginya menjelma dalam kerinduan..

Dihujani asmara yang tak berkesudahan..

 

Jika memang ia bunga dipekarangan..

Takan pernah ku ganggu membuatnya layu..

Dan jika ia sebuah benih rindu..

Usahaku akan setia menunggu..

 

Dukung tim Independensia.id dengan cara traktir agar kami bisa lebih produktif lagi dalam memberikan informasi yang aktual dan faktual.

Setiap kontribusi, berapapun besar atau kecilnya, memperkuat jurnalisme kita dan menopang masa depan kita. Dukung Independensia.id mulai dari Rp 20.000 – hanya butuh satu menit. Jika Anda bisa, pertimbangkan untuk mendukung kami dengan jumlah yang lebih, Terima kasih.

 

Simak berita terkini dan tulisan pilihan di kanal Telegram “Independensia.id” klik link https://t.me/independensiaid_update untuk bergabung.

Bagikan artikel

Komentar

Artikel Terkait

Selengkapnya
spot_img

Terbaru

Pertikaian HMI dan PMII di UINSU Berujung Mediasi

Lima Prinsip dan Norma Undang-undang (UU) Pesantren

Membedah Terpilihnya MN KAHMI yang Didominasi Politisi

Terpopuler