Diskursus Arah Kebijakan Demokrasi Indonesia Pasca Pemilu 2024 dalam Konteks Demokrasi Pancasila

11

Oleh: Rizky Dwi Pangestu (Kader HMI Cabang Jember)

Indonesia menggunakan sistem pemerintahan demokrasi pancasila sebagai identitas kepribadiannya sebagai negara yang memiliki keberagaman suku, budaya, agama, dan etnis didalamnya. Konsep demokrasi pancasila adalah suatu sistem pemerintahan yang dimana memiliki peran untuk merumuskan persoalan-persoalan politik, ekonomi, sosial, dan budaya yang sesuai dengan nilai pancasila sila ke 4 “kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan”.

Dalam persiapan menuju pemilu 2024, Indonesia kini tengah melakukan persiapan untuk pesta demokrasi tersebut, dari hal teknis sampai dengan bagaimana melakukan evaluasi dari kinerja pemerintahan selama periode kebelakang. Tentunya hal ini juga menjadi perhatian yang serius untuk menggambarkan pola proyeksi pemerintahan yang baru pada 2024 nanti.

Bersumber dari BRIN (Badan Riset dan Inovasi Nasional) yang mengatakan bahwa untuk persiapan pemilu 2024 nanti dari awal sampai dengan pasca pemilu Indonesia perlu mencoba melakukan Riset untuk menaggambarkan proyeksi Indonesia Pasca Pemilu 2024 nanti yang tentunya berlandaskan pada demokrasi pancasila. Dalam pernyataan tersebut maka berakibat munculnya beberapa diskursus yang berkaitan dengan proyeksi Indonesia kedepannya. Diskursus tersebut antara lain :

  1. Bidang pendidikan
    Dalam dunia pendidikan saat ini di Indonesia, tentunya kita sudah melihat berbagai program yang ditawarkan oleh pemerintah. Seperti halnya program kampus merdeka belajar, program ini mengutamakan minat dan bakat dari peserta didik untuk mengembangkan potensi yang ada dalam pribadinya. Namun ketika proses penerapan program kerja itu dijalankan apakah telah sesuai dengan orientasi yang dituju. Disamping itu kita melihat sektor pendidikan menjadi hal terpenting dalam kemajuan proses mencerdaskakn kehidupan bangsa, namun masih banyak masyarakat diluar sana yang minim mendapatkan akses pendidikann yang layak, putus sekolah karena biaya pendidikan mahal dll. Dengan berbagai persoalan pendidikan Indonesia saat ini yang masih belum menemukan kebijakan paling efektif maka dirasa perlu untuk membuat pandangan untuk sektor pendidikan yang akan datang.
  2. Bidang pertahanan.
    Telah diketahui bersama bahwa bidang pertahanan juga menjadi sektor penting untuk kemajuan peradaban bangsa. Karena dianggap sebagai garda terdepan ketika negara ini mendapatkan ancaman dari negara lain, ketika kapasitas bidang pertahan kurang baik, maka peluang besar negara Indonesia akan terancam kedaulatannya. Menteri pertahan RI telah mengajukan anggaran operasional sejumlah 319 Triliun yang sekaligus menjadi anggaran terbesar untuk Kabinet Jokowi. Disisi lain dengan kebutuhan Alutsista yang super besar ini menjadikan bidang pertahan juga menjadi hal serius untuk diperhatikan.
  3. Bidang ekonomi
    Indonesia saat ini menempati peringkat ke 16 dalam posisi Produk domestic bruto dengan kisaran jumlah 1. 06 Triliun Dunia jauh dibawah AS yang menempati posisi pertama. Hal ini menununjukan bahwa harus terdapat inovasi-inovasi baru bagi bidang ekonomi terlebih dalam meningkatkan kesejahteraan Masyarakat Indonesia.
  4. Bidang politik
    Dalam hal ini yang menjadi titik fokus Indonesia adalah evaluasi kebijakan politik luar negerinya yang akan mempengaruhii kondisi perpolitikan internasional termasuk didalam negeri. Sehingga akan berpeluang menciptakan perubahan yang lebih baik lagi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here